Senin, 14 Desember 2009

Alkohol Pada Abad Pertengahan

Alkohol & Khamar Dalam Dunia Islam

Alkohol adalah Cairan tak berwarna yang dibuat secara sintetik atau secara natural/alami dan juga dari proses fermentasi karbohidrat oleh aktivitas enzim, alkohol juga ada yang berbentuk padatan,yaitu alkohol dengan jumlah atom C lebih dari 10.

Contoh alkohol yang digunakan sebagai tambahan minuman beer, anggur dan minuman beralkohol lainnya adalah etanol atau etil alkohol,yang dibuat atas bantuan spora ragi untuk memfermentasikan senyawa gula.
Isolasi etanol (alkohol) sebagai senyawa murni pertama kali dicapai oleh ahli kimia Muslim yang mengembangkan seni penyulingan selama khalifah Abbasiyah, yang paling terkenal di antaranya adalah Persia Jabir bin Hayyan (Geber), Arab Al-Kindi (Alkindus) dan Persia al-Razi (Rhazes). Disebabkan tulisan-tulisan Jabir bin Hayyan (721-815) menyebutkan rebus uap mudah terbakar anggur. Al-Kindi (801-873) jelas menggambarkan penyulingan anggur.

Alkohol sulingan murni pertama kali diproduksi oleh kimiawan Muslim di dunia Islam selama berabad-abad 8 dan 9. Perkembangan masih dengan didinginkan kolektor-diperlukan untuk penyulingan efisien roh tanpa pembekuan-adalah penemuan Muslim alkimiawan selama waktu ini. Secara khusus, Geber (Jabir bin Hayyan, 721-815) menemukan masih alembic; ia mengamati bahwa dipanaskan anggur dari ini masih mengeluarkan uap mudah terbakar, yang digambarkan sebagai sedikit digunakan, tetapi yang sangat penting bagi ilmu pengetahuan. Tidak lama kemudian, al-Razi (864-930) menggambarkan penyulingan alkohol dan penggunaannya dalam pengobatan.

Para dokter dan ilmuwan Persia Rhazes menemukan teknik penyulingan. Kata itu diperkenalkan ke Eropa, bersama-sama dengan seni dan hasil penyulingan zat itu sendiri, sekitar abad ke-12 oleh berbagai penulis Eropa yang menerjemahkan dan mempopulerkan penemuan Islam dan ahli kimia Persia.

Kata alkohol hampir pasti berasal dari bahasa Arab, namun etimologi yang tepat tidak jelas. Al - dalam bahasa Arab adalah definite article, tapi bagian kedua dapat diturunkan dari al-Kuhl, nama awal substansi suling, atau mungkin dari al-ġawl, yang berarti roh atau setan dan mirip dengan minuman keras disebut roh dalam bahasa Inggris.

Nama-nama seperti air kehidupan terus menjadi inspirasi untuk nama-nama beberapa jenis minuman, seperti Gaelic wiski, Prancis Eaux-de-vie dan mungkin vodka. Juga, semangat akvavit Skandinavia mendapatkan namanya dari frase bahasa Latin aqua vitae.

Contoh lain dari alkohol adalah Metanol, bisa dibuat dari kayu, tetapi sekarang telah diproduksi dari metana, salah satu komponen gas alam. Metanol dapat dikonversi menjadi formaldehid/formalin kemudian diubah lagi menjadi plastik bahkan dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif pada mobil otomatis.

Propanol,atau disebut propil alkohol dibuat dari etilena/etena dan campuran Karbon Monooksida dengan Hidrogen. Untuk tujuan komersial, propanol digunakan sebagai pelarut resin, dan dalam bentuk isopropanol.

Etanadiol merupakan salah satu bentuk alkohol yang lain, dikenal dengan nama etilen glikol, merupakan bahan antibeku pada mesin Radiator dalam mobil. Banyak lagi bentuk lain dari alkohol, kebanyakan beracun, masing masing dibuat dengan proses yang berbeda-beda dan penggunaan yang berbeda pula. Ada juga yang berfungsi sebagai alkohol pembersih yang mampu melarutkan kotoran sehingga digunakan sebagai bahan tambahan pada sabun, deterjen, dan shampoo.

Cara pembuatan alkohol yang lainnya yaitu dengan Cara Hidrasi Alkena, Hidroksilasi Alkena, Reduksi Gugus Karbonil, dan mereaksikan Gugus Karbonil dengan Pereaksi Grignard. Karena alasan keamanan jadi saya tidak akan menjelaskan cara pembuatannya lebih detail lagi, afwan jiddan

Sedangkan untuk menganalisis ada atau tidaknya alkohol dalam suatu zat yaitu menggunakan beberapa reaksi analisa, antara lain : Reaksi warna azo, Reaksi Esterifikasi, Reaksi Cerri Ammonium Nitrat (s) dan Reaksi dengan Logam Natrium [ Na (s) ].

Dalam bahasan kali ini akan dijelaskan mengenai Etanol sebagai bahan minuman keras/khamr.Alkohol termasuk dalam Golongan Obat Depressan yang menurunkan kinerja otak, alkohol mudah diabsorbsi oleh tubuh dan dengan mudah masuk sistem sirkulasi darah dan masuk ke Lambung, jika terdapat makanan dalam lambungmu maka alkohol akan bercampur dengannya sehingga proses absorbsi oleh lambung akan berkurang. Apabila absorsi alkohol oleh lambung sangat banyak maka secara otomatis lambung akan mensekresikan Hidrocloric acid, kemudian akan bercampur dengan alkohol sehingga akan terasa mual dan terjadilah muntah-muntah. Selain dengan adanya makanan, jumlah air, berat badan dan ukuran tubuh juga turut mengurangi absorbsi alkohol oleh lambung.
Setelah alkohol masuk dalam tubuh, maka secara langsung tubuh akan berusaha untuk mengeluarkan alkohol melalui urine, keringat bahkan melalui respirasi, dan melalui pemeriksaan nafas seseorang menggunakan Breathalyzer inilah Polisi tahu bahwa seseorang itu sedang mengkonsumsi alkohol atau tidak.

Pengaruh alkohol terhadap sistem saraf pusat yaitu alkohol mempengaruhi kelanjar hipofisis (pituitary gland) untuk memproduksi lebih banyak Releasing Hormone dalam hal ini adalah ADH-RH. Selain itu alkohol juga mempengaruhi Membran sel Nervous, produktivitas dan aktivitas neurotransmitter dan reseptornya. Alkohol mengurangi kemampuan Nerve’s untuk mengirimkan pesannya, mencegah pemrosesan informasi dari saraf sensorik, otot bahkan kulit.

Apabila digunakan secara kontinu untuk waktu yang lama maka alkohol dapat bersifat adiktif (menyebabkan kecanduan), sehingga apabila pemakaiannya dihentikan maka akan menyebabkan orang tsb kejang – kejang, berkeringat, muntah, iritasi dan sulit tidur.

Referensi :
  1. Al-Qur’anul Kariim
  2. Heather Lehr Wagner, Drugs the straight facts,State University of New York.
  3. Tim Pengajar Fakultas Farmasi,Analisis Kualitatif Senyawa Organik Golongan Obat,Universitas Airlangga,2008
  4. Tutuk Budiati, Alkohol dan Fenol, Universitas Airlangga,2008.
source: dakwahislamiyah.blogspot.com & http://en.wikipedia.org/wiki/History_of_alcoholic_beverages

Tidak ada komentar:

Posting Komentar